Minggu, 21 November 2010

Tugas Pengantar Bisnis kelompok

 
ANGGOTA : KELAS 1 EB 20
RIO ENDRY FEBRIAN    (26210004)
YENDI PRATAMA              (28210617)
FERINA VERODETHA     (22210740)
MARINA DINI               (24210218)


BAB II


ISI


Pada hari tanggal 16 november 2010 kami mengunjungi pembuatan siomay di daerah ceketing mustika jaya. Disana kita dapat melihat cara proses pembuatan somay hingga penjualannya, Pak Wanto sebagai narasumber memiliki 8 karyawan pembuat sekaligus penjual somay grobak. Awal mulanya saat mejual somay pak wanto menjajahkan somaynya ke para tetangga, dengan dorongan dari keluaraga dan para kerabat pak wanto memulai usahanya dengan modal 700 ribu untuk membuat somay dan grobak, tiap harinya iya berjualan dari jam 11.00 sampai jam 17.00 mengelilingi perumahan mustika jaya dan pondok timur indah, pada puluk 12.00 pak wanto biasanya berada disekolahan SD. “50% somay yang saya bawa kebanyakan yang membeli anak sekolah” kata pak wanto. usahanya semakin lama semakin meningkat, somay yang dijualpun semakin dikenal dan dinikmati masyarakat sekitar. Sampai akhirnya pak wanto pun mempunyai anak buah berjumlah 8 dan ia mampu memenuhi kebutuhan pribadinya dan keluarganya.
Saat ini tiap harinya pak wanto dapat menjual siomay 20 porsi/gerobak dengan harga 5000, perharinya dan wilayah penjualan siomay pak wanto semakin meluas selai itu pak wanto juga menerima pesanan untuk acara arisan pernikahan, dll. Bisa dibayangkan keuntungan yang didapat pak wanto perbulannya.

Tiap harinya pak wanto sendiri yang membeli bahan-bahan pembuatan siomay ke pasar, pukul 05.00 pagi pak wanto ditemani salah satu karyawannya brangkat dari rumah dengan menggunakan motor ke pasar baru bekasi. Pukul 06.30 pak wanto sampai dirumah dan langsung memulai kegiatan membuat siomay. Kebersihan pun dijunjung tinggi oleh pak wanto, tapi terkadang ada salah satu karyawan yang melalaikannya, sehabis dari kamar mandi ia lupa mencuci tanganya langsung memegang adonan, seketika kami terbengong melihatnya. Setelah siomay selesai matang, siomay langsung ditempatin digrobak masing-masing pukul 11.00 para karyawan pak wanto brangkat ke daerah yang dituju masing-masing.




Cara pembuatan somay :

Memilih Bahan Baku (ikan)

Untuk mendapatkan hasil olahan yang baik, pada pembuatan siomay dibutuhkan bahan baku/daging ikan yang masih segar. Jenis ikan (hasil perikanan) yang baik untuk bahan baku antara lain :
- Udang
- Cumi-cumi
- Ikan tengiri dan
- Jenis ikan laut yang mempunyai tekstur lembut (mudah dilumatkan).

Ciri-ciri hasil perikanan yang segar adalah sebagai berikut:

1. Udang dan cumi-cumi
- Badan utuh
- Warna cemerlang
- Bau segar merangsang

2. Ikan
- Badan utuh
- Warna cemerlang
- Bau segar merangsang
- Daging kenyal
- Insang berwarna merah segar

Kali ini pak wanto menggunakan bahan dasar ikan tenggiri yang masih segar.

Membuat adonan Ikan
Yang dimaksud dengan adonan  ikan adalah daging ikan yang sudah dipisahkan dari duri dan kulit ikan, kemudian dilumatkan.

Membuat adonan dan Memasak Somay

Bahan yang diperlukan untuk 1 (satu) resep adonan :
- pasta ikan 150 gram
- tepung kanji/tapioca 0,5 kg
- tepung terigu 50 gram
- telur 1 butir
- minyak wijen 1 sendok teh
- garam halus 1 sendok teh
- bawang putih 1 siung
- bawang merah 1 siung
- daun bawang 2 batang

Membuat dan memasak adonan somay
a. Bumbu (bawang putih, garam) dihaluskan
b. Campurkan adonan ikan , telur diaduk sampai merata, tambah tepung tapioca dan    tepung terigu. Bila diperlukan tambahkan air panas sedikit demi sedikit, sehingga  adonan tidak terlalu lembek dan tidak terlalu kering/keras
c. Adonan dibentuk menjadi bola-bola kecil sebesar bola pingpong (sesuai selera)
d. Bola-bola adonan dimasak dengan cara dikukus sampai matang (sekitar 30 menit)

Membuat bumbu somay
Bahan :
- kacang tanah 250 gram
- merica 1 sendok teh
- bawang putih 3 siung
- bawang merah 3 siung
- mentega 1 sendok makan
- cabe merah 2 – 3 gram
- gula merah secukupnya
- penyedap rasa secukupnya
- garam secukupnya

Cara membuat :

a. Kacang tanah digoreng kemudian di haluskan
b. Cabe merah, bawang putih, bawang merah dihaluskan kemudian ditumis
c. Masukkan kacang yang sudah dihaluskan, tambahkan air gula merah dan garam secukupnya
d. Kuah siap disajikan

Penyajian

1. Somay yang sudah dimasak ditata dalam piring, dapat ditambah kentang rebus, tahu rebus, kol dan pare rebus/kukus
2. Tatanan somay dalam piring disirami dengan bumbu somay
3. Untuk penyedap dapat ditambah bawang goreng


BAB III


PENUTUP      


Kesimpulan
Dari pengamatan yang kami lihat menjual siomay cukup menguntungkan, rasanya pun tidak kalah enak dengan restoran. Tapi  kebersihan secara keselurahannya masih kurang karena tidak semua karyawan pak wanto yang suka melalaikan kebersihan. Dan kita juga mendapat pelajaran yaitu dengan usaha keras pasti akan meraih kesuksesan, seperti pak wanto yang memulai usahanya dari 1 grobak hingga memiliki 8 grobak. Kata pak wanto ”masih banyak jalan meuju roma”.


Saran
Saran dari kelompok kami tehadap usaha pak wanto, lebih dijaga kebersihannya. Karena dengan kebersihan akan memberi nilai tambah terhadap siomay pak wanto.


Demikian makalah kami, yang kami buat berdasarkan pengamatan yang kami lakukan terhadap usaha pak wanto yaitu siomay. Bila ada kesalahan dan kekurangan mohon dimaafkan.

Senin, 15 November 2010

Tugas pengantar bisnis resume BAB 10


NAMA : RIO ENDRY FEBRIAN
KELAS: 1 EB 20
NPM : 26210004
Produksi dan produktivitas 
Produksi adalah pengubahan bahan-bahan dari sumber-sumber menjadi hasil yang diinginkan oleh konsumen. Hasil itu berupa barang ataupun jasa.
Istilah “produksi” sering dikaitkan dengan “produktivitas”. Meskipun kedua istilah tersebut sangat berkaitan, tetapi akan salah jika menganggap bahwa produksivitas itu merupakan fasilitas produksi yang aktif. Produktivitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil dengan sumber yang dipakai untuk menghasilkan hasil tersebut.
·         Produksi
Tanggung jawab manajer produksi adalah membuat keputusan-keputusan penting untuk  mengubah sumber menjadi hasil yang dapat dijual. Keputusan-keputusan itu adalah: keputusan yang berhubungan dengan sidain dari system produksi manufaktur dan keputusan yang berhubungan dengan operasi dan pengendalian system tersebut baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek.

·         Sistem Produksi Manufaktur
Beberapa keputusan untuk jangka panjang yang menentukan disain system produksi adalah tentang disain produksi dan barang yang diproses, pemilihan/penentuan peralatan dan prosesnya, disain tugas, lokasi dari fasilitas ptoduksi, dan layout dari fasilitas tersebut.

1.      Sifat Proses Produksi
Proses produksi dapat dibedakan menjadi 4 macam, yakni:
·         Proses ekstraktif: mengambil bahan langsung dari alam.
·         Proses analitik: pemisahan dari bahan menjadi beberapa barang yang menyerupai bentuk asli.
·         Proses fabrikasi: mrngubah suatu bahan menjadi beberapa bentuk yang berbeda.
·         Proses sintesis: menunjukkan metode pengkombinasian beberapa bahan ke dalam suatu bentuk produk.
2.      Jangka Waktu Produksi
·         Proses Terus-menerus
Digunakan untuk menunjukkan suatu keadaan manufaktur di mana periode waktu yang lama diperlukan untuk mempersiapkan mesin dan peralatan yang akan dipakai.
·         Proses Terputus-putus (Intermittent process)
Terdapat pada keadaan manufaktur di mana mesin-mesin itu mengalami beberapa kali berhenti dan dirancang lagi untuk membuat produk lain yang berbeda.
3.      Sifat Produk
·         Produksi Standar
Dalam produksi standar, sering dihasilkan sejumlah barang untuk persediaan di samping yang dikirimkan pada pembeli dan penyalur. Penggunaan produksi standar memerlukan sejumlah modal yang besar untuk memelihara sejumlah persediaan, menyediakan fasilitas penyimpanan yang memadai, dan menanggung risiko kemungkinan turunnya harga pasar, kebakaran, pencurian, dan sebagainya.
·         Produksi Pesanan
Muncul dan digunakan bilamana para pembeli menghendaki adanya spesifikasi tertentu dari produk yang diinginkan, sedangkan kemampuan produksinya sangat terbatas.

KEGIATAN PRODUKSI
·         Perencanaan Produksi
Perencanaan produksi meliputi keputusan-keputusanyang menyangkut dan berkaitan dengan masalah pokok yang meliputi: jenis barang yang akan dibuat, jumlah barang yang akan dibuat, dan cara pembuatan.
·         Organisasi Produksi
Dalam perusahaan manufaktur, tanggungjawab untuk memproduksi barang berada pada Bagian Produksi. Di dalam bagian tersebut terdapat para spesialis yang ahli dalam perencanaan, supervisi, atau pelaksanaan tahap-tahap dari proses produksi.
·         Pengendalian Produksi
Merupakan serangkaian prosedur yang bertujuan untuk mengkoordinir semua elemen proses produktif ke dalam satu aliran di mana aliran tersebut akan memberikan hasil dengan gangguan minimum ongkos terendah, dan kemungkinan waktu tercepat.
a.      Jenis-jenis Pengendalian Produksi
·         Order control: digunakan oleh perusahaan manufaktur yang beroperasi hanya pada waktu menerima pesanan-pesanan pembelinya.
·         Flow control: digunakan dalam pabrik-pabrik yang berproduksi untuk persediaan dan dimaksudkan untuk mempercepat pengiriman barang jadi dari tempat persediaan begitu pesanan pembeli diterima.
b.      Tahap-tahap dalam Pengendalian Produksi
1.      Perencanaan
Jika pesanan pembeli atau pesanan untuk persediaan pada perusahaan telah diterima oleh bagaian perencanaan produksi, maka pesanan tersebut dapat dipecah kedlam beberapa bagian. Hal ini memerlukan adanya kartu material yang memuat komponen-komponen jadi ataupun komponen-kompoen yang akan diproses lagi (order).
·         Routing
Routing merupakan suatu usaha untuk menentukan urutan-urutan dari proses dan alat-alat yang digunakan dalam proses produksi. Sebelum produksi dimulai, semua masalah tersebut disusun terlebih dahulu dalam route sheet.
2.      Scheduling
Scheduling merupakan suatu usaha untuk menentuka kapan produksi akan dimulai dan selesai untuk diserahkan. Schedule ini harus dibuat sebelum produksi dimulai dalam bentuk master schedule yang kemudian dipecah dalam bentuk schedule-schedule.
·         Dispatching
Dispatch sheet memuat beberapa hal tentang pembuatan barang seperti:
·          Barang apa yang harus dibuat dan jumlahnya
·          Disain, ukuran, dan bahan yang akan dipakai
·          Mesin dan peralatan yang harus dipakai
·         Kapan harus dimulai dan selesai
·         Kepada siapa barang tersebut dijual
Pengendalian Persediaan Bahan Baku
Persediaan dalam jumlah yang besar memiliki banyak risiko, antara lain:
a)      Risiko hilang dan rusak
b)      Biaya pemeliharaan dan pengawasan yang tinggi
c)      Resiko uang
d)     Uang yang tertanam di persediaan terlalu besar.
Pemeliharaan Peralatan
Kerugian yang diderita oleh perusahaan karena kelalaian mengadakan pemeliharaan peralatan antara lain:
1.      Kerusakan peralatan yang sudah cukup parah sehingga menyebabkan biaya perbaikan menjadi mahal.
2.      Kerugian karena berhentinya sebagian atau keseluruhan kegiatan produksi.
3.      Kerugian karena keterlambatran pengiriman barang kepada konsumen sehingga menyebabkan turunnya pendapatan perusahaan.
4.      Perusahaan terpaksa harus membayar claim karena penyerahan yang tidak tepat.
5.      Menimbulkan keengganan para pelanggan untuk kembali memesan ke perusahaan karena dianggap tidak menepati janji.
Organisasi Pemeliharaan Peralatan
        Terdapat dua system untuk mengorganisir pemeliharaan, yaitu:
Desentralisasi
Keuntungan: Tenaga mekanik akan mengerti betul penggunaan dan karakteristik alat alat yang mereka pakai, mempermudah pimpinan mengarahkan orang-orang untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang harus cepat selesai, control pemeliharaan dapat lebih ditingkatkan.
Kelemahan: Fleksibilitas sangat rendah dan terdapatnya duplikasi tenaga kerja.
Sentralisasi
Keuntungan: Tidak terdapat duplikasi alat-alat, tenaga kerja dan persediaan suku cadang, dan fleksibilitasnya yang tinggi.
Kelemahan: Memperlukan tenaga kerja yang dapat menangani berbagai bidang atau memerlukan tenaga kerja spesialisasi cukup banyak, memerlukan perencanaan, pengaturan jadwal waktu, dan pemberian tugas yang efektif agar pemeliharaan dapat dilaksanakan dengan efisien, beban pekerjaan bagian pemeliharaan semakin berat.
·   Pengawasan Kualitas dan Inspeksi
Kekhususan pengertian kualitas terletak pada factor standar yang ditetapkan, yang ditinjau dari dimensi tertentu, misalnya kompososo kimiawi dan bahan baku, kekerasan, kekuatan, kerataan permukaan, dan beberapa factor lain yang lebih bersifat subyektif. Terdapat 4 tahap dalam pengawasan kualitas, yaitu:
·         Penentuan kebijakan tentang penempatan kualitas sesuai dengan tuntutan pasar.
·         Tahap penentuan disain teknis untuk mencapai target tuntutan pasar.
·         Tahap pembuatan, beberapa kualitas bahan yang dipakai dan operasi produksi, sebagai perwujudan pelaksanaan dari tahap 1 dan 2.
·         Tahap penggunaan di lapangan, di mana pemasangan akan berpengaruh pada kualitas akhir dan pengefektifan jaminan kualitas serta daya kerja barang.
Pengawasan Kualitas di dalam Produksi
            Inspeksi merupakan penyusunan cara pengukuran karakteristik kualitas dan membandingkannya dengan standar yang telah ditetapkan. Konsep probabilitas sangat memegang peranan pada tahap pengawasan kualitas ini dengan cara menetapkan perencanaan contoh yang merupakan saran untuk pengawasan barang-barang yang keluar.
            Bagan Pengawasan (Control Chart)
1.      Penyimpangan-penyimpangan yang tidak dapat ditentukan
2.      Penyimpangan-penyimpangan yang dapat ditentukan
LOKASI DAN LAYOUT PABRIK
·         Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penentuan Lokasi Pabrik
·         Dekat dengan pasar
·         Dekat dengan bahan baku
·         Ongkos transport
·         Penyediaan tenaga kerja
·         Lingkungan sekitar
·         Iklim

·         Cara Penentuan Lokasi Pabrik
a. Cara Kualitatif
Merupakan cara yang paling sederhana, cukup mengadakan penilaian kualitatif terhadap factor-faktor yang dianggap memegang peranan pada setiap alternative lokasi. Hasil penilaian, biasanya dinyatakan dalam ukuran baik sekali, baik, sedang, kurang, dan kurang sekali.
b. Cara Kuantitatif
·         Cara yang Sederhana
       Merupakan usaha untuk mengkuantifikasi hasil analitis kualitatif yang telah dilakukan, dengan cara memberikan SCORE (nilai) pada masing-masing criteria.
·         Cara yang Komplek
Cara ini menggunakan rumus-rumus matematika dan menggunakan model tertentu, yang banyak digunakan dalam OPERATION RESEARCH. Model yang umumnya digunakan untuk dasar penentuan lokasi pabrik adalah Kinear programming dengan metode simplex.
·         Layout Fasilitas Produksi
Adalah pengaturan dan penempatan alat-alat, tenaga kerja, dan kegiatan-kegiatan di dalam produksi. Tujuan pokok dari layout pabrik adlah untuk meminimumkan biaya pengangkutan dan penanganan, juga untuk mempercepat dan melancarkan arus bahan-bahan.
·         Proses Layout
·         Product Layout

Jumat, 05 November 2010

BAAK ONLINE

BAAK ONLINE

Baak online adalah biro yang menangani segala sesuatu yang berkaitan dengan belajar –mengajar dan administrasi akademik bagi seluruh mahasiswa Universitas Gunadarma, Bagian yang terdapat di BAAK antara lain :
  1. BAAK Fakultas (Ilmu Komputer, Ekonomi, Teknik Sipil & Perencanaan, Teknologi Industri, Psikologi, dan Sastra);
  2. Bagian Ujian Semester dan Bank Soal;
  3. Bagian Koordinasi Perkuliahan
    • Sub Bagian Jadwal Kuliah;
    • Sub Bagian Koordinasi Mata Kuliah dan Penasihat Akademik;
    • Sub Bagian Penghubung dan Pendamping Dosen.
  4. Bagian Monitoring Kuliah.
    • Sub Bagian Monitoring Kehadiran Dosen;
    • Sub Bagian Monitoring Kehadiran Mahasiswa.

            Baak online juga sangat banyak membantu mahasiswa gunadarma, karena di baak online kita dapat mengetahui banyak berbagai hal. Seperti, mengetahui kelas yang kita cari, mengetahui absen teman yang kita cari, dan dapat mengetahui info – info terkini.

            Baak online dibuat untuk membantu mahasiswa gunadarma dalam melakukan berbagai hal, di dalam baak online juga terdapat beberapa link yang tujuannya juga dapat membantu mahasiswa, diantaranya adalah :
1.       Situs SAP
2.       Buku pedoman
3.       Situs Jurusan
4.       Faq

Baak online dapat dengan mudah kita masuki, karena baak online dibuka untuk siapa saja yang oingin mengetahui info tentang gunadarma, alamat web baak online adalah : http://www.baak.gunadarma.ac.id